Pages

Senin, 23 Mei 2011

Modal Tantang Malaysia Merah Putih Libas Rusia 4-1



QINGDAO. Indonesia melewati laga perdana Piala Sudirman 2011 dengan mulus. Skuad Merah Putih menundukkan Rusia 4-1 di Qingdao Sports Center Gymnasium, Qingdao, Tiongkok, kemarin (22/5). Meski menang, Indonesia gagal memenuhi target untuk menyapu bersih laga ini.
Satu-satunya partai yang lepas dari ganda campuran. Pada partai pertama ini, duet Fran Kurniawan/Pia Zebaidah dipaksa mengakui keunggulan pasangan Rusia Vitalij Durkin/Nina Vislova dengan dua game langsung 22-24, 19-21.
Beruntung, hasil buruk pada laga awal itu tidak berlanjut. Empat nomor yang dipertandingkan berikutnya berhasil dikuasai Indonesia. Yakni tunggal putra, ganda putra, tunggal putri, dan ganda putri.
Di tunggal putra, Simon Santoso menang mudah atas Vladimir Ivanov dalam pertarungan straight game yang berakhir dengan skor 21-14,21-9. Keberhasilan menyamakan kedudukan 1-1 tersebut membuat motivasi tim Merah Putih semakin besar.
Bona Septano/M. Ahsan yang turun dalam pertandingan ketiga membalikkan kedudukan 2-1 untuk Indonesia. Pasangan ganda putra itu menyudahi perlawanan Vitalij Durkin/Nikolaenko Alexandr 21-15, 21-10.
Indonesia akhirnya sukses mengunci kemenangan pada partai keempat di nomor tunggal putrid. Adriyanti Firdasari berhasil mengalahkan andalan Rusia Tatjana Bibik dengan skor 21-14, 21-17.
Di partai pemungkas, duet Meiliana Jauhari/Greysia Polii melengkapi kemenangan Indonesia setelah mengalahkan Valeris Sorokina/Nina Vislova dengan skor 21-3, 21-18.
Manajer Indonesia Hadi Nazri bersyukur dengan hasil tersebut. Dia tidak mempermasalahkan meskipun target sapu bersih yang dicanangkan sebelumnya gagal dipenuhi oleh anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan ini menjadi modal bagus untuk menghadapi Malaysia pada Rabu (22/5) mendatang. Dia berharap hasil ini mampu memacu motivasi dan semangat bertanding Simon dkk.
"Dengan kondisi tim yang sempat banyak pihak meragukan, hasil ini sudah bagus. Mereka berhasil memenuhi tanggung jawab pertama mereka di Sudirman," ujar lelaki 62 tahun tersebut dengan wajah sumringah.
Hadi menyungkapkan, kecolongan satu poin memberikan peringatan tersendiri. Hal itu akan menjadi bahan evaluasi sebelum meladeni Malaysia. Terutama dari sisi mental pemain.
"Memang sayang, tapi bukan berarti hanya menyesalinya. Para pemain harus bisa menjadikan ini pelajaran agar pada pertandingan berikut bisa tampil lebih baik lagi," tuturnya.
Di sisi lain, koordinator pelatih ganda Christian Hadinata mengungkapkan bahwa faktor mental sangat menentukan. Fran/Pia bisa jadi sangat tertekan karena tampil pada partai pembuka.
"Ini kembali ke pemain masing-masing. Kalau mereka bisa melepaskan beban, pasti akan mudah. Cuma, saya lihat mereka belum menemukan cara lepas itu selama pertandingan. Ini akan menjadi evaluasi kami sebelum pertandingan berikutnya," ucapnya. (aam/ca/jpnn)

Hasil Kemarin (22/5)
Grup A
Tiongkok v Jerman 4-1

Klasemen Sementara
Negara        M     M     K     P   
1. Tiongkok       1    1    -    1
2. Jerman        1    -    1    0
3. Jepang        -    -    -    -

Grup B
Indonesia v Rusia 4-1

Klasemen Sementara
Negara        M    M    K    P
1. Indonesia        1    1    -    1
2. Rusia        1    -    1    -
3. Malaysia        -    -    -    -

Sumber

Tidak ada komentar: